Jumat, 16 November 2012

TUGAS PERTEMUAN VI


TUGAS PERTEMUAN VI
MATERI
A.     OVERLOADING
Overloading adalah suatu kemampuan dalam bahasa beriorentasi objek untuk menggunakan satu nama method untuk beberapa method yang memiliki parameter masukan yang berbeda (tipe maupun jumlah parameternya). Overloading memodifikasi secara horizontal ,method maupun konstruktor milik kelas super, maupun kelas yang sama.
B.      OVERRIDING
Overriding adalah suatu kemampuan dalam bahasa beriorentasi objek untuk mengubah implementasi (menimpa suatu method yang dimiliki oleh kelass super ketika Kelas  super  tersebut diturunkan. Overriding memodifikasi secara vertikal method milik  kelas super.
Alasan mengapa melakukan overriding :
1.       Mendefenisikan kembali method kelas induk secara total
2.       Menambahkan behaviour  tertentu pada method kelas induk.

C.      EXCEPTION
Exception merupakan suatu objek eror khusus yang dibuat ketika terjadi kesalahan pada suatu program. Setelah suatu objek exception dibuat oleh java, objek tersebut dikirimkan ke program proses ini disebut throwing an exception. Objek exception tersebut diterima oleh program, dan penanganan exception  selanjudnya terserah pada program.
Penanganan exception dalam java dibuat dengan menuliskan kode program exception handling untuk mencegah  program menjadi “hang”. Kode program exception handling secara umum terdiri dari 3 bagian yaitu try, catch, finally.
Kategori error dalam program:
a.       Syntax error
Error yanng terjadi apabila java compiler menemukan kesalahan pada syntax atau aturan-aturan lainnya pada program.
b.      Runtime error
Error yang terjadi karena faktor eksternal, seperti adanya pembagian dengan nol, input tidak sesuai dengan tipe yang diminta dan sebagainya.kondisi ini dikenal sebagai exception.
c.       Logic error.
Erroryang terjadi kerana kesalahan logika pemrograman. Misalnya hasil pembagian dua buah bilangan diberi tipe data int. Hal ini menyebabkan hasil tidak valid karena ada bagian koma desimal yang akan hilang.


Blog suatu exception :
Try {
            //kode-kode program yang mungkin dapat menimbulkan exception
}
Catc (jenisException2 e) {
/*kode-kode program yang harus dilakukan apabila terjadi exception JenisException1*/
}
Catch (jenisException2 e) {
            /*boleh terdapat lebih dari satu blok catch untuk mengani exception yanng berbeda*/
            /*kode-kode program yang harus dilakukan apabila terjadi exception JenisException1*/
}
Finally {
            //finally bersifat opsional (boleh tidak menggunakan blok finally)
            /*kode-kodeyang tetap dilakukan baik terjadi exception maupun tidak terjadi exception*/
}
Contoh programnya :
1.      Program class SegiTiga

Hasilnya jika dijalankan:
2.       Program mainSegiTiga
Hasil outputnya :




3.       Program Overriding
Hasil outputnya:
4.       Program SubOverRiding

Hasil outputnya :
5.       Program TanpaException

Program CobaException

class  CobaException {
                public static void main (string [] args)  {
                int nilai = 0 ;
try {
                                int Nilai = Integer.parseInt (args[0]);
                                System.out.println(“Nilai yang dimasukkan :  “ +Nilai);
}
Cacth (Exception e) {
                System.out.println(“Pasti yang diinput bukan integer”);
}
Finally {
                System.out.println(“Blok finally tetap dilakukan”);
}
}
}

Hasil outpunya :
6.       Program PembagianNol
Hasil outpunya :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar